| rdfs:comment
| - Saat masih kecil, Zoro mendatangi Dojo (perguruan pedang) milik Koshiro sambil menantangnya demi mendapatkan pengakuan. Koshiro mengajukan syarat kalau ia dapat mengalahkan putrinya Kuina, ia akan mengakui kemampuan Zoro, akan tetapi jika ia kalah maka Zoro harus mau berlatih di bawah bimbingannya. Zoro kemudian bertanding dengan Kuina, namun dapat dikalahkan dengan mudah. Sesuai kesepakatan, Zoro kemudian berlatih pedang di bawah asuhan Koshiro. Tidak terima dengan kekalahannya, Zoro kembali mengajukan pertarungan ulang. Hingga pertarungan ke 2000 mereka, Zoro tetap tidak bisa mengalahkan Kuina. Diam-diam, Zoro menantang Kuina sekali lagi namun kali ini menggunakan pedang sungguhan. Kuina menyanggupi, lalu mereka bertanding di tengah malam. Lagi-lagi ia kalah dan menangis kesal karena mer
|
| abstract
| - Saat masih kecil, Zoro mendatangi Dojo (perguruan pedang) milik Koshiro sambil menantangnya demi mendapatkan pengakuan. Koshiro mengajukan syarat kalau ia dapat mengalahkan putrinya Kuina, ia akan mengakui kemampuan Zoro, akan tetapi jika ia kalah maka Zoro harus mau berlatih di bawah bimbingannya. Zoro kemudian bertanding dengan Kuina, namun dapat dikalahkan dengan mudah. Sesuai kesepakatan, Zoro kemudian berlatih pedang di bawah asuhan Koshiro. Tidak terima dengan kekalahannya, Zoro kembali mengajukan pertarungan ulang. Hingga pertarungan ke 2000 mereka, Zoro tetap tidak bisa mengalahkan Kuina. Diam-diam, Zoro menantang Kuina sekali lagi namun kali ini menggunakan pedang sungguhan. Kuina menyanggupi, lalu mereka bertanding di tengah malam. Lagi-lagi ia kalah dan menangis kesal karena merasa gagal mencapai impiannya menjadi pendekar pedang nomor satu di dunia. Mendengar hal ini, Kuina menghibur Zoro dan percaya kalau ia bisa melakukannya suatu hari nanti karena ia adalah seorang pria. Kuina mengatakan bahwa dia pun memiliki impian yang sama, namun dia tahu dengan pasti kalau dia tak akan bisa menggapainya. Ayahnya telah menjelaskan bahwa seorang perempuan tak akan bisa menjadi pendekar pedang yang hebat, dan kemampuannya akan menurun saat mereka bertambah dewasa. Zoro berang mendengar alasan Kuina sambil mengatakan jika ia bisa mengalahkannya nanti, hal itu terjadi karena ia lebih hebat darinya, bukan karena dia seorang perempuan. Mereka kemudian saling berjanji jika salah satu dari mereka akan menjadi pendekar pedang terbaik di dunia. Keesokan harinya, Zoro mendengar kabar kematian Kuina karena sebuah kecelakaan. Ia kemudian meminta pedang milik Kuina, Wadou Ichimonji kepada Koshiro. Untuk memenuhi janjinya pada Kuina, Zoro berlatih keras setiap hari hingga ia menjelang dewasa.
|